Minggu, 29 Maret 2015

Perkembangan Dan Klasifikasi



Perkembangan Dan Klasifikasi
Akuntansi Internasional adalah akuntansi untuk transaksi internasional, perbandingan prinsip akuntansi antar negara yang berbeda dan harmonisasi berbagai standar akuntansi dalam bidang kewenangan pajak, auditing dan bidang akuntansi lainnya. Akuntansi harus berkembang agar mampu memberikan informasi yang diperlukan dalam pengambilan keputusan di perusahaan pada setiap perubahan lingkungan bisnis.
Beberapa karakteristik era ekonomi global yang ada dalam akuntansi internasional antara lain:
  • Bisnis internasional
  • Hilangnya batasan-batasan antar Negara era ekonomi global sering sulit untuk mengindentifikasi Negara asal suatu produk atau perusahaan, hal ini terjadi pada perusahaan multinasional
  • Ketergantungan pada perdagangan internasional
Dalam berkembangnya kesadaran terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan akuntansi dalam konteks global, para ahli ada yang berpendapat bahwa secara sistematis terdapat perbedaan pola perilaku akuntansi yang diterapkan di berbagai Negara. Tujuan pengklasifikasian adalah  dapat membantu mengetahui sejauh mana suatu sistem memiliki kesamaan dan perbedaan.
Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Dunia Akuntansi
Ada delapan faktor yang memiliki pengaruh signifikan dalam perkembangan dunia akuntansi :
1.      Sumber pendanaan
2.        Sistem hukum
3.      Perpajakan
4.      Ikatan politik dan ekonomi
5.       Inflasi
6.      Tingkat perkembangan ekonomi
7.       Tingkat pendidikan
8.       Budaya



Ada empat pendekatan terhadap perkembangan akuntansi, yaitu :

a.       Berdasarkan pendekatan makro ekonomi, praktek akuntansi didapatkan dari dan dirancang untuk meningkatkan tujuan makro ekonomi nasional

b.      Berdasarkan pendekatan mikro ekonomi, Akuntansi berkembang dari prinsip-prinsip mikro ekonomi. Fokusnya terletak pada perusahaan secara individu yang memiliki tujuan untuk bertahan hidup. Untuk mencapai tujuan ini, perusahaan harus mempertahankan modal fisik yang dimiliki. Juga sama pentingnya bahwa perusahaan memisahkan secara jelas modal dari laba untuk mengevaluasi dan mengendalikan aktivitas usaha. Pengukuran akuntansi yang didasarkan pada biaya penggantian sangat didukung karena paling sesuai dengan pendekatan ini.

c.       Berdasarkan pendekatan Independent, akuntansi berasal dari praktek bisnis dan berkembang secara ad hoc, dengan dasar perlahan-lahan dan pertimbangan, coba-coba dan kesalahan. Akuntansi dipandang sebagai fungsi jasa yang konsep dan prinsipnya diambil dari proses bisnis yang dijalankan dan bukan dari cabang keilmuan seperti ekonomi.

d.      Berdasarkan pendekatan yang Seragam, Akuntansi di standarisasi dan digunakan sebagai alat untuk kendali administrasi oleh pemerintah pusat. Keseragaman dalam pengukuran, pengungkapan dan penyajian akan memudahkan perancang pemerintah, otoritas pajak bahkan manajer untuk menggunakan informasi akuntansi dalam mengendalikan seluruh jenis bisnis. Secara umum, pendekatan seragam digunakan di Negara-negara dengan keterlibatan pemerintah yang besar dalam perencanaan ekonomi di mana akuntansi digunakan antara lain untuk mengukur kinerja, mengalokasikan sumber daya, mengumpulkan pajak dan mengendalikan harga.

Klasifikasi yang didasarkan pada penyajian wajar versus kepatuhan hukum menimbulkan pengaruh yang besar terhadap banyak permasalahan akuntansi seperti :
1.      Depresiasi
2.      Sewa guna usaha yang memiliki substansi pembelian aktiva tetap diperlakukan seperti itu (penyajian wajar)atau diperlakukan seperti sewa guna usaha operasi yang biasa (kepatuhan hukum)
3.        Pensiun dengan biaya yang diakrual pada saat dihasilkan oleh karyawan atau dibebankan menurut dasar dibayar pada saat berhenti kerja.

SOAL:
1.      Akuntansi untuk transaksi internasional, perbandingan prinsip akuntansi antarnegara yang berbeda dari harmonisasi berbagai standar akuntansi dalam bidang kewenangan pajak, auditing, dan bidang akuntansi lainnya, merupakan pengertian dari?
A.    Akuntansi Internasional
B.     Akuntansi Global
C.     Akuntansi Pemerintahan
D.     Akutansi Nasional
Jawaban: A
2.      Tujuan pengklasifikasian adalah?
A.      Dapat membantu mengetahui sejauh mana suatu sistem memiliki kesamaan dan perbedaan 
B.      Untuk mengetahui sejauh mana pengklasifikasian dapat dihentikan
C.      Bentuk-bentuk perkembangan sistem akuntansi suatu Negara dengan Negara lain serta   kemungkinannya untuk berubah
D.      Alasan mengapa suatu sistem mempunyai pengaruh dominan dibandingkan dengan yang lain
Jawaban: A
3.      Ada delapan faktor yang memiliki pengaruh signifikan dalam perkembangan dunia akuntansi kecuali ?
a.       Sumber pendanaan
b.      Sistem hukum
c.        Perpajakan
d.      Periklanan
Jawaban: D
4.      Klasifikasi akuntansi internasional dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan?
a.       Penyesuaian dan Penetapan
b.      Pertimbangan dan empiris
c.       Logika dan Empiris
d.      Rasional dan Pertimbangan
Jawaban : B
5.      Ada berapa pendekatan terhadap perkembangan akuntansi?
a.       3
b.      4
c.       6
d.      7
Jawaban: B

Daftar Pustaka:
Choi D.S. Frederick & Meek K. Gary. 2005. AKUNTANSI INTERNASIONAL, EDISI 5 BUKU 1. Jakarta : Salemba Empat.
http://indahdduy.blogspot.com/2013/04/perkembangan-dan-klasifikasi-akuntansi.html

Akuntansi Dalam Perspektif Global



Akuntansi Dalam Perspektif Global
Akuntansi adalah suatu alat untuk menyampaikan informasi keuangan dari sebuah entitas usaha yang melakukan kegiatan bisnis, pengertian itu dilihat dari sisi perspektif pelaksana. Tetapi  jika dilihat dari segi perspektif pemakai, dengan adanya akuntansi dapat diperoleh informasi keuangan yang dibutuhkan. Peran akuntansi berbeda antar negara. Perbedaan peran ini dapat mempengaruhi orientasi dan kandungan informasi laporan keuangan yang dihasilkan oleh perusahaan-perusahaan di masing-masing negara, yang selanjutnya akan mempengaruhi cara interpretasi dan penggunaan laporan keuangan tersebut.
Akuntansi Dalam Perspektif Global menurut para ahli:
National Coucil for the Social Studies (NCSS) dalam Sriartha (2004:2) adalah pendidikan global berkaitan dengan upaya untuk meningkatkan wawasan generasi muda tentang dunia dengan penekanan pada saling hubungan antar budaya,antar individu dan bumi sebagai tempat hunian manusia.
Jan L. Tucker dalam Sriartha (2004:2) perspektif global adalah pendidikan yang diarahkan pada pengembangan wawasan global yang mempersiapkan anak didik generasi muda menjadi manusiawi, rasional, sebagai warga negara yang mampu berpartisipasi dalam kehidupan dunia yang semakin menunjukkan saling ketergantungan.
Peran akuntansi berbeda antar negara. Perbedaan peran ini dapat mempengaruhi orientasi dan kandungan informasi laporan keuangan yang dihasilkan oleh perusahaan-perusahaan di masing-masing negara, yang selanjutnya akan mempengaruhi cara interpretasi dan penggunaan laporan keuangan tersebut.
Terdapat dua tipe akuntansi, yaitu:
a.       Akuntansi manajemen, digunakan untuk memenuhi kebutuhan informasi bagi manajemen dalam melaksanakan fungsi-fungsi perencanaan dan pengendalian serta pengambilan keputusan yang terkait dengan operasi perusahaan
b.       Akuntansi keuangan, digunakan untuk memenuhi kebutuhan pemakai eksternal akan informasi keuangan yang terkait dengan perusahaan yang bersangkutan.

Tujuan umum pengetahuan tentang perspektif global adalah selain untuk menambah wawasan juga untuk menghindarkan diri dari cara berpikir sempit, terkotak oleh batas-batas subyektif, primordial (lokalitas) seperti perbedaan warna kulit, ras, nasionalisme yang sempit, dsb. Melihat dari beberapa pengertian di atas, maka dapat dilihat ciri-ciri orang yang mempunyai wawasan global antara lain:
·         Berpikir secara luas atau tidak terkotak-kotak.
·          Mau bekerjasama atau berinteraksi secara harmonis (selaras).
·         Mampu berkompetisi 
Berikut adalah contoh perspektif global akuntansi dari beberapa negara, yaitu:
AMERIKA
Amerika merupakan kekuatan yang gemilang dalam akuntansi global. Amerika lebih baik dari negara-negara lain dalam hal pengeluaran riset akuntansi, jumlah publikasi akuntansi, dan lulusan perguruan tinggi yang memiliki konsentrasi akuntansi.

AUSTRALIA 
Tradisi dan kebiasaan Inggris memberi ciri yang signifikan pada Australia walaupun akhir-akhir ini Australia lebih cenderung mengara ke pola Amerika. Perbedaan-perbedaan akuntansi keuangan dan praktik-praktik pelaporan antara Inggris dan Australia semakin meningkat. Gagasan Pan-Pasik sedang tumbuh di Australia, gagasan Komunitas Eropa tumbuh di Inggris. Dua badan akuntansi profesional Australia adalah Institute of Chartered Accountants in Australia (ICAA) dan Australian Society of Accountants (ASA). ICAA memiliki keanggotaan kira-kira 20.000 dan terkait erat dengan audit dan praktik publik. Keanggotaan ASA kira-kira 60.000, terutama wakil dari sektor publik.
INGGRIS
United Kingdom of Great Britain and Northern Ireland terdiri dari empat negara, Inggris, Skotlandia, Wales, dan Pulau Utara. Walaupun UK memiliki sistem hukum dan kebijakan moneter dan fiskal serta aturan-aturan dan regulasi-regulasi sosial tunggal yang terpadu, perbedaan-perbedaan individual tetap ada di dalam keempat negara tersebut. Aktivitas perusahaan yang didirikan di UK diatur secara luas oleh perundang-undangan yang bernama Companies Acts, yang merupakan hukum nasional. Legislasi yang menonjol adalah Companies Acts 1948, yang selanjutnya diamandemenkan secara substansial pada tahun 1967, 1976, 1980, dan 1981. Companies Act 1985 mengkonsolidasikan dan secara signifikan memperluas legilasi-legilasi sebelumnya dengan amandemen tambahan penting yang muncul tahun 1989. Tahun-tahun legislasi ini mengindikasikan tingginya frekuensi diperbaharuinya dan/atau diamandemenkan legislasi perusahaan-perusahaan Inggris. Yang perlu dicatat bahwa amandemennya tahun 1981 membawa ketentuan-ketentuan directive ke-4 EC kedalam hukum perusahaan Inggris dan amandemen tahun 1989 secara khusus mengakui ketentuan-ketentuan dari directive ke-7 dan ke-8 EC.
JEPANG 
Akuntansi dan pelaporan keuangan Jepang merupakan bunga rampai dari begitu banyak eksternalitas domestik dan internasional. Di permukaan, laporan keuangan korporasi Jepang tampaknya mirip dengan perusahaan-perusahaan sejenis dari Inggris-Amerika. Namun, sebenarnya, kandungan informasi laporan keuangan korporasi Jepang berbeda secara substansial. Penyusunan standar akuntansi di Jepang terutama merupakan fungsi pemerintah dengan sejumlah input pendukung dari JICPA. Semua perusahaan yang dibentuk berdasarkan undang-undang komersial diwajibkan untuk memenuhi ketentuan-ketentuan akuntansinya, yang terkandung dalam “peraturan-peraturan” yang berkaitan dengan : a) Neraca b) Laporan Laba Rugi c) Laporan Bisnis d) Usulan bagi Pembagian Laba e) Skedul-skedul Pendukung

SOAL:
1.      Pendidikan global berkaitan dengan upaya untuk meningkatkan wawasan generasi muda tentang dunia dengan penekanan pada saling hubungan antar budaya,antar individu dan bumi sebagai tempat hunian manusia adalah pengertian akuntansi dalam perspektif modal menurut?
a.       Sriartha (2004:2)
b.      Jan L. Tucker dalam Sriartha (2004:2)
c.       Barbara Benham Tye dan Kenneth A. Tye (1992)
d.      Barbara Benham Tye
Jawaban: A
2.      Tujuan umum pengetahuan tentang perspektif global adalah?
a.       Untuk menambah wawasan
b.      Untuk menghindarkan diri dari cara berfikir sempit
c.       Untuk berfikir tidak logis
d.      Jawaban a dan b benar
Jawaban: D
3.      Terdapat dua tipe akuntansi yaitu?
a.       Akuntansi Keuangan dan Akuntansi Perbankan
b.       Akuntansi Keuangan dan Akuntansi Syariah
c.        Akuntansi Manajemen dan Akuntansi Keuangan
d.       Akuntansi Manajemen dan Akuntansi Syariah
Jawaban : C
4.      Suatu alat untuk menyampaikan informasi keuangan dari sebuah entitas usaha yang melakukan kegiatan bisnis, pengertian itu dilihat dari sisi perspektif pelaksana. Adalah pengertian dari?
a.       Ekonomi
b.      Akuntansi
c.       Kelayakan bisnis
d.      Manajemen strategis
Jawaban: B
5.       Apa yang dimaksud dengan Perspektif global?
a.      suatu cara pandang dan cara berfikir terhadap suatu masalah, kejadian atau kegiatan dari sudut kepentingan global.
b.      Suatu cara pandang yang terbatas dan dibatasi
c.       Suatu cara pandang yang sempit dilingkup internal saja
d.      Semua jawaban benar
Jawaban: A
Daftar Pustaka:
Choi D.S. Frederick & Meek K. Gary. 2005. AKUNTANSI INTERNASIONAL, EDISI 5 BUKU 1. Jakarta : Salemba Empat.
Suhanadji dan Waspodo.TS, 2004, Modernisasi Dan Globalisas. Studi Pembangunan Dalam Perspektif Global, Insan Cendikia, Malang
http://citrawayan.blogspot.com/2011/10/definisi-perspektif-global.html